kenapa AAL* jadi kurang senang jika disebut band emo?
padahal dulu fine2 saja (meski AAL* tidak pernah mengaku band emo).
bahkan tyas sedikit berpura-pura lupa menyebut kata emo pada saat meng-absen para penonton dengan menyebut satu persatu aliran musik nya (hellshow, 21-8-05) padahal setau saya AAL* sudah dijadikan icon dalam emo Lokal bukan gara-gara stigma yg pecah saat emo mulai tidak enak dibicarakan kan? semoga bukan. sbenarnya bagus karena berbicara aliran / kotak musik sekarang2 ini memang basi. terlalu fucked up everyone . bahkan banyak orang yg "baru" dalam industri musik sering bilang "musik=universal" atau yg plg laku :"jgn mengkotak kotakan musik!" saya sendiri seorang yg mengaku2 punk tp tertarik dalam movement hiphop.
betapa miskinnya idealis bermusik yg saya miliki sampai saya berada di tahap ini. jadi attitude saya?hiphop/punk ? tidak ada. tidak ada yg bisa diimplementasikan dari keduanya. attitude terbentuk dari beberapa scenes,tentu dalam proses panjang. dan attitude dipengaruhi idealis untuk jangka panjang, bukan musik. at least scene nya bukan jenis musiknya.
"musik hanya media penyampain propaganda dan ekspresi"(morgue vanguard)
jadi bukan karena pergantian trend yang terlalu cepat di negeri ini.. karena sekali lagi saya terlalu benci pada trend masakini apalagi up2datefashion.. emo. (lagi lagi emo ?) wakakak… banyak sekali org yg menghujat saya karena saya terlalu sering membuat artikel/bullboard/testi yg isinya makian nista penuh darah dan nanah yg ditujukan pada emo-fazzionhellotrendy(pdhl sharusnya saya tidak usah terlalu peduli) hahaha..
bukan,bukan,bukan,,, saya suka musik emo tp tidak suka kultur yg telah diciptakannya(ive already told u abt it). hehehe.. kalian yg tried-2-hard buat tampak lebih emo, hm u look so silly i thought.
dan yg menganggap potongan rambutku mohawk-emo/mocit/mollet/endok-ceplok hm kalian salah, tolong perhatikan, saya tidak suka trend masa kini, maka saya mengambil tema oldskoolhardcore-look dari youth of today the newpart-nya. beda bgt kalee…(apa kita sedang membicarakan trend?)
stop. kembali ke masalah..
yeah bukankah terasa jauh lebih enak jika kalian membaca tulisan ini, karena kalian yg sudah membaca tulisan ini dari awal maka kalian terpaksa membaca pesan menyakitkan dari saya : bagi kalian yg merasa emo, bersedihlah kalian karena AAL* dan band2 emo besar lokal lainnya mulai tabu(baca :malu) membicarakan identitasnya..
jadi teringat potongan senandung the white enemys: "emo,i mean moms, can i taste ur new lipstick"(the white enemys : i hate brother)
makanya..dari awal tidak usah terlalu angkuh dengan menyatakan diri dengan salah satu jenis aliran.. (meskipun AAL* tidak) emo/punk/hardcore/allkind-core ever/hiphop/newwave/garage/bulu bergoyang/jaran kepang/koplo lebih banyak yang harus kalian pikirkan..
bahkan membaca tulisan mistik ini pun tampaknya hanya membuang2 waktu saja ,, huahuahua… ampuuun.. damai damai kalian semua begundal-begundil. tulisan ini tidak usah terlalu dianggap main main ok !! hidup emo !!!!! dan selamat malam muntahan..